Jumat, 17 Juni 2011

SAP TERAPI BERMAIN PADA ANAK

SATUAN ACARA BERMAIN

POKOK BAHASAN : Keperawatan Anak
SUB POKOK BAHASAN : Therapi bermain
WAKTU : 1 x 20 Menit
HARI/TANGGAL : Sabtu,15 November 2003
TEMPAT : Bangsal Perawatan D2 Anak
RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA
SASARAN : Anak Andri dan Anak Hariyadi
PELAKSANA : Subworo Hadi
Abdul Azis
Diyono
Siti Anisah Sholihati
A. BIODATA PASIEN ;
1. NAMA : Andri.
UMUR : 8 Tahun
JENIS KELAMIN : Laki-laki
ALAMAT : Kaligesing Donoharjo Purworejo
RUANG/KELAS : D2 Cendana/ III A Bedah Anak
TGL MRS : 5 November 2003
NO. MED..REC. : 1107663
DIAGNOSE : Multiple Injury OK trauma ledak
2. NAMA : Hariyadi
UMUR : 9 Tahun
JENIS KELAMIN : Laki-laki
ALAMAT : Kwarasan RT 8/6 Nogotirto GPG Sleman
RUANG/KELAS : D2 Cendana/ III A Bedah Anak
TGL MRS : 30 Oktober 2003
NO. MED..REC. : 0607498
DIAGNOSE : Stenosis Ani Post SOAVE



B. RIWAYAT KEPERAWATAN SEKARANG :
1. Anak Andri telah dirawat di Bangsal D2 Bedah Anak RSUP DR. Sardjito selama 8 hari dengan keluhan tangan kiri luka setelah terkena ledakan petasan. Terdapat uka pada telapak ,jari-jari tangan kiri dan ruotur tendon,amputatum pada jari III. Sudah dilakukan debridement dan saat ini menunggu penyembuhan luka.
Therapi Yang diberikan : - Cefazol 3 x 500 mg
- Novalgin 3 x ½ amp
- Rawat luka
KARAKTERISTIK ANAK :
 Pendiam
 Kurang Kooperatif (sering menolak tinadakan keperawatan)
 Kondisi sekarang memungkinkan untuk therapy bermain karena anak dapat mobilisasi dengan baik.
2. .Anak Hariyadi telah dirawat di Bangsal D2 Bedah Anak RSUP DR. Sardjito selama 13 hari dengan keluhan perut kembung ,suasah buang air besar. Riwayat MC post Sigmoidostomy dan Soave 4 tahun yang lalu..
Therapi Yang diberikan : - IVFD Ka EN 3B : Amiparen ( 1000cc : 500cc)
- Ceftriaxon 3 x 1 gram
- Metronidazol 3 x 100 mg
- Cimetidine 3 x ½ amp
KARAKTERISTIK ANAK :
 Pendiam
 Agak penakut (sering menolak tindakan keperawatan)
 Kondisi sekarang memungkinkan untuk therapy bermain karena anak dapat mobilisasi duduk.
I. TUJUAN UMUM
Setelah mendapatkan therapy bermain selama 1 x 20 menit. Anak dapat memahami pentingnya bermain dan anak paham terhadap maksud dan tujuan perawatan yang diberikan selama ini.
II. TUJUAN KHUSUS
1. Anak dapat menikmati permainan yang diberikan
2. Anak dapat mengungkapkan perasaannya secara verbal
3. Sebagai media Rekreasi dan sosialisasi
4. Anak tidak takut lagi terhadap setiap prosedur tindakan keperawatan
III. STRATEGI BERMAIN

NO
WAKTU KEGIATAN
PERAWAT ANAK

1.




2









3
5 Menit




10 Menit









5 menit
Pembukaan
a. Salam pembukaan
b. Perkenalan
c. Mengkomunikasikan tujuan

Kegiatan inti BERMAIN
a. Menyiapkan mainan
b. Bermain sandiwara dengan melibatkan anak dan ortu
c. Meminta respon dan tanggapan anak.
d. Memberikan Reinfocement positif jika anak bisa mengikuti permainan

Penutup
a. Mengakhiri permainan
b. Melakukan evaluasi .
- Memperhatikan




- Memperhatikan

- Mengikuti
IV. METODE
a. Bersandiwara bermain peran
b. Mendengarkan tanggapan anak/Tanya jawab
c. Demonstrasi menggambar dan merangkai kata
IV. MEDIA DAN ALAT
a. Cerita dalam bentuk sandiwara
b. Buku gambar ,alat gambar dan alat tulis
c. Boneka dokter,Boneka perawat,boneka anak laki-laki
V. EVALUASI
a. Masalah yang muncul selama bermain
b. Ada/tidak jalinan kerjasama antara ortu,anak dan perawat












EVALUASI SELAMA KEGIATAN THERAPI BERMAIN :

1. Masalah yang muncul selama bermain :
 Anak sedikit pasif dan pemalu terhadap orang yang baru dikenalnya
 Anak mau mendengarkan cerita dan menunjuk dengan jari gambar yang diminta tanpa bicara
 Anak bisa menyebutkan Nama dari gambar yang diberikan misalnya ketika praktikan menunjukkan gambar Kodok anak menyebutnya “Dok”
2. Jalinan kerjasama antara anak – perawat dan Orang Tua selama dilakukan therapi bermain baik dari awal-proses – hingga- akhir sangat baik.
3. Anak mau mengulang cerita nya kembali dengan orangtuanya ketika perawat/praktikan meninggalkan anak.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar